Oplus_131072
Madina

Bank Sumut Panyabungan Berangkatkan 133 CJH Manasik Akbar ke Medan

Baswara Times, Panyabungan – Bank Sumut Cabang Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memberangkatkan 133 calon jemaah haji (CJH) untuk mengikuti Manasik Akbar di Asrama Haji Medan pada 1-2 April 2026.

Keberangkatan CJH ini dilepas oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi dan Kepala Kacab Rifai AR Muda Harahap di pelataran Masjid Agung Nur Alan Nur Aek Godang, Desa Parbangunan, Panyabungan, pada Selasa, 31 Maret 2026.

“Jumlah jemaah dari Madina yang mengikuti Manasik Akbar sebanyak 133 jemaah yang terdiri dari 55 jemaah laki-laki dan 78 jemaah perempuan,” kata Rifai.

Dia mengungkapkan, untuk keberangkatan haji tahun 2026 ada 169 CJH yang mendaftar di Bank Sumut Cabang Panyabungan. Pemberangkatan manasik akbar ini, lanjut Rifai, dilaksanakan tiap tahun.

“Adapun kegiatan Manasik Akbar ini dilakukan setiap tahun secara berkesinambungan sebagai bentuk apresiasi kepada calon jemaah haji yang membuka tabungan haji di Bank Sumut,” ujar Rifai.

Wabup Atika menjelaskan, manasik merupakan latihan dan tahapan belajar sebelum pelaksanaan haji yang sebenarnya. Dia juga mengingatkan, agar para CJH mengikuti agenda secara maksimal.

Atika berpesan agar CJH menjaga kesehatan karena ibadah haji menuntut kesiapan dan ketangguhan fisik. Peserta manasik juga diminta agar fokus pada rukun dan ibadah-ibadah wajib. “Jangan sampai karena memburu yang sunah, rukun dan ibadah wajib terlupakan,” pesan dia.

Lebih lanjut, Atika menceritakan pengalaman saat melaksanakan umrah beberapa tahun silam, di tengah tawaf ada jemaah yang live di media sosial.

“Jadi, terakhir saya umrah, saya sangat sayangkan, tidak saya sebutkan nama travelnya. Rombongan dari travel yang saya pakai itu pas tawaf, ada yang live. Saya tidak tahu niatnya apa, tapi yang pasti saya merasa terganggu,” ungkap dia.

Di sisi lain, Wabup Atika mengajak masyarakat untuk menabung, meminjam, maupun mendaftar haji lewat Bank Sumut. Sebab, di dalamnya ada saham Pemkab Madina yang artinya menerima dividen atau bagi hasil yang digunakan untuk membangun daerah. (Roy Dz)