BBM Langka Sebabkan Nelayan di Natal Tak Melaut
Baswara Times, Panyabungan – Sejumlah nelayan di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa hari terakhir terpaksa tak melaut karena pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tak berjalan normal atau langka.
Hal itu diungkapkan Herman, salah satu pelayan di Natal, sebagaimana dikutip dari Mandailing Online pada Senin, 8 Desember 2025. “Nelayan kecil dengan kapal di bawah lima GT harus menunggu, padahal mereka butuh solar, meskipun antre berjam-jam di SPBU tidak jarang nelayan tak dapat jatah, akhirnya tak bisa melaut,” kata dia pada Minggu, 7 Desember 2025.
Herman menuturkan, kelangkaan BBM jenis solar ini karena akses transportasi terputus akibat bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Kelangkaan minyak ini sudah menjadi keluhan para nelayan. Sebab, dengan tidak bisa melaut praktis mereka tak punya pendapatan.
Herman pun meminta Pemkab Madina memperhatikan kondisi para nelayan. “Jangan hanya memikirkan kendaraan di jalan raya, tapi juga harus memikirkan para nelayan yang menggantungkan hidup dari mencari ikan di laut” ujar dia.
Herman mengungkapkan, sudah hampir tiga pekan nelayan tak melaut. “Karena ketiadaan bahan bakar solar subsidi, jadi terpaksa menyandarkan kapal, untuk mengisi waktu mereka memperbaiki jaring dan melakukan perbaikan kapal,” ungkap dia.
Herman pun meminta Pemkab Madina bisa segera mengatasi kelangkaan BBM saat ini sehingga nelayan bisa kembali melaut dan menafkahi keluarganya dengan baik.
Sekadar informasi, sebagian masyarakat di Kecamatan Natal, Kecamatan Batahan, dan Kecamatan Muara Batang Gadis berprofesi sebagai nelayan dengan kapal kecil yang bergantung pada ketersediaan BBM bersubsidi jenis solar. (Roy Dz)


