Bupati Madina Surati Pertamina untuk Percepatan Distribusi BBM
Baswara Times, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menyurati Pertamina dengan isi permohonan percepatan distribusi BBM melalui depot Teluk Kabung, Sumatera Barat pada 2 Desember 2025.
Surat tersebut ditujukan kepada Executive GM Regional Sumbagut P.T. Pertamina Patra Niaga dan ditembuskan ke Presiden Prabowo Subianto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan sejumlah pejabat terkait.
Dalam surat itu, Saipullah menyampaikan empat poin penting. Pertama, BBM di Madina dalam keadaan kosong sehingga pelayanan kedaruratan terganggu yang mencakup distribusi bantuan sembako, keterlambatan pembersihan longsor untuk membuka akses jalan, kebutuhan proses evakuasi, dan keperluan mobilisasi Posko Tanggap Darurat Bencana.
Kedua, kekosongan BBM turut mengganggu aktivitas masyarakat dan mulai menimbulkan keresahan, antrean panjang, serta timbulnya perselisihan atau adu mulut di SPBU. Ketiga, ketersediaan bahan bakar yang cukup akan mendukung kelancaran pelayanan kemanusiaan dalam proses tanggap darurat bencana.
“Kami bermohon kepada bapak kiranya kuota BBM untuk Kabupaten Mandailing Natal agar dapat ditambah dari alokasi biasanya mengingat kondisi cuaca yang terkadang masih ekstrem dan penanganan darurat belum selesai,” tulis bupati dalam surat tersebut.
Pada poin berikutnya, Saipullah menerangkan pasokan BBM untuk Madina saat ini disuplai dari Dumai dengan kuota terbatas dan waktu tempuh mencapai 24 jam. Maka dari itu, dia pun meminta agar kuota dikirimkan dari Depot Teluk Kabung, Padang, Sumbar yang hanya butuh waktu tempuh lebih kurang 12 jam perjalanan.
Untuk poin terakhir, Saipullah menekankan bahwa penanganan darurat bencana cukup bergantung pada percepatan distribusi BBM. “Untuk itu kiranya Bapak mengambil langkah cepat memenuhi ketersediaan BBM di seluruh SPBU yang ada Kabupaten Mandailing Natal,” tutup dia. (Roy Dz)


