Oplus_131072
Madina

Jelang Muscab PKB Madina, Faslah Tak Maju sebagai Calon Ketua

Baswara Times, Panyabungan – Khoiruddin Faslah Siregar memastikan tak lagi maju sebagai calon ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, pada Musyawarah Cabang yang akan berlangsung tahun ini.

Langkah tersebut, kata Faslah, sebagai bagian dari keberlanjutan regenerasi kepemimpinan partai yang telah dia pimpin selama empat periode itu. “Saya sudah memutuskan untuk tidak maju di Muscab tahun ini, sudah saatnya yang lebih muda memimpin,” kata dia di Panyabungan pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Faslah tak memerinci alasan di balik keputusan ini. Namun, dia memastikan langkah tersebut mendapat dukungan dari keluarga. “Ya, keluarga mendukung keputusan ini seperti keputusan-keputusan sebelumnya yang saya ambil berkaitan dengan partai politik,” sebut dia.

Mantan anggota DPRD Madina ini menjelaskan, perubahan zaman dan kecanggihan teknologi harus bisa dimanfaatkan oleh kader untuk membesarkan partai. Kedua hal tersebut, kata Faslah, merupakan hal yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

“Apalagi dari tren pemilu dua periode terakhir konstituen didominasi anak-anak muda. Artinya, partai juga harus dinamis, maka dari itu saya melihat PKB Madina juga sebaiknya dipimpin oleh generasi yang lebih muda dan sudah teruji secara loyalitas kepartaian,” tutur dia.

Meski memutuskan tak lagi maju sebagai calon ketua, Faslah memastikan tetap terbuka memberikan masukan kepada ketua berikutnya. “Saya bisa bilang, PKB itu sudah menjadi bagian penting dari perjalanan hidup saya sampai saat ini. Saya tetap akan menjadi bagian dari partai,” tutup dia.

Untuk diketahui, dalam waktu dekat DPC PKB Madina akan menyelenggarakan musyawarah cabang. Agenda itu sekaligus memilih ketua partai untuk satu periode kepemimpinan.

Saat ini, sejumlah kader muda potensial berlabuh di partai yang turut didirikan Abdul Rahman Wahid itu. Antara lain Edi Anwar Nasution yang daat ini menjabat sebagai sekretari, Miftahul Falah yang kini duduk sebagai wakil ketua DPRD Madina.

Lalu ada Ahmad Taufik Siregar, berposisi sebagai bendahara partai yang juga duduk di kursi legislatif. Kemudian nama Muslim Pulungan juga tak boleh dinapikan. Meski tercatat sebagai pengurus tingkat provinsi, dia saat ini duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Madina. (Roy Dz)