Pemkab Madina Bakal Tampung Produksi Mentah Nilam dan Serai Wangi
Baswara Times, Bukitmalintang – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bakal menampung hasil panen masyarakat atau produksi mentah nilam dan serai wangi dalam menunjang pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian.
Hal itu disampaikan Bupati Madina H. Saipullah Nasution saat menghadiri pengajian di Bukit Barokah, Desa Bange, Kecamatan Bukitmalintang, pada Minggu, 8 Februari 2026.
Saipullah menjelaskan, di masa lampau Madina merupakan salah satu penghasil komoditas nilam dan serai wangi, tapi hasilnya tidak maksimal karena semua dikerjakan oleh petani, mulai dari menanam sampai pengolahan minyak.
“Maka rencana ke depan, masyarakat hanya menanam. Kami akan beli, nanti diolah sama mesin produksi di sini sehingga kita jual dalam bentuk minyak. Masyarakat cukup menanam, memupuk, menjual ke kami. Kami tampung, nanti kami yang memproduksi, apakah nanti BUMD, apakah koperasi nanti kami buat,” kata dia.
Meski demikian, Saipullah menekankan bahwa nilam dan serai wangi ini hanya komoditas penyangga denga produksi utama pertanian tetap padi. “Dengan harapan, dengan menanam tanaman penyangga ini tidak mengganggu proses tanaman padi,” sebut dia.
Saipullah menambahkan, selain nilam dan serai wangi, Pemkab Madina juga hendak membudidayakan pisang. Dinas Pertanian telah menyediakan lahan seluas lima hektare sebagai kebun percontohan. Penggarapan lahan ini nanti melibatkan akademisi dengan tujuan utama memberantas hama yang selama ini merusak pisang.
“Mungkin kami mulai dari yang kecil dulu, yang nyata bisa hasilnya, sehingga masyarakat bisa memaknai, bisa juga ikut melakukan kegiatan ini agar pelan tapi pasti kita kembali bangkit,” jelas Saipullah. (Roy Dz)


