Sedot Bensin di Tengah Kelangkaan BBM Terjadi di Dekat Mapolres Madina
Baswara Times, Panyabungan – Sedot bensin dari tangki angkot kembali terjadi di tengah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, pada Selasa, 3 Februari 2026.
Parahnya, kecurangan yang bertujuan untuk tujuan keuntungan pribadi ini terjadi di tengah antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14229344 Aek Orsik yang notabene hanya berjarak sekitar 300 meter dari Mako Polres Madina.
Peristiwa ini pun seolah menjadi tamparan keras bagi Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy yang pada awal-awal masa jabatannya di kabupaten ini mengeluarkan selebaran berisi imbauan agar masyarakat tidak menimbun BBM.
Praktik sedot bensin ini sudah menjadi tren tersendiri di Madina saat BBM langka. Sejumlah sopir sengaja menyedot isi tangki untuk diperjualbelikan dengan harga yang jauh di atas harga normal.
Untuk tiga hari ke belakang, harga BBM jenis Pertalite, bahan bakar bersubsidi, di tingkat pengecer mencapai Rp20.000-Rp30.000 per liter.
Kondisi serupa juga terjadi pada akhir November dan awal Desember 2025. Saat itu, kelangkaan BBM terjadi akibat jalur pengangkutan yang lumpuh karena bencana. Sejumlah pihak tak bertanggung jawab pun memanfaatkan situasi ini untuk meraup keuntungan lebih.
Kapolres saat itu, AKBP Arie Sopandi Paloh memburu terduga penyedot bensin dengan menghubusi seluruh SPBU agar tidak melayani angkot yang fotonya viral di media sosial. Pada akhirnya, pelaku terungkap dan membuat video permintaan maaf. (Roy Dz)


