Madina

SPPG di Bukitmalintang Cuci Ompreng dan Bahan Makanan di Sungai Terbuka

Baswara Times, Bukitmalintang – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Bukitmalintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mencuci ompreng dan bahan makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sungai terbuka.

Hal ini pun menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat terkait kebersihan dan dugaan pelanggaran SOP SPPG, khususnya terkait higienitas. Terlebih, para petugas terlihat tidak mengenakan APD lengkap selama pencucian di sungai itu.

Pengawas SPPG Bukitmalintang Wahyu membenarkan ihwal pencucian ompreng dan bahan makanan dilakukan di sungai. Dia mengaku hal tersebut terpaksa dilakukan karena keterbatasan air bersih.

“Kami sudah buat sumur bor, tapi airnya kuning. Karena itu, kami mencuci di sungai. Air sungai itu bersih, bukan bekas air BAB seperti yang dituduhkan,” kata Wahyu pada Rabu, 4 Februari 2026, dikutip Baswara Times dari Matatelinga pada Kamis, 5 Februari 2026.

Keterangan Wahyu terkait kebersihan sungai berbanding terbalik dengan pandangan kepala Puskesmas setempat. Akbar Komaini menerangkan, kondisi sungai tempat mencuci ompreng dan bahan makanan MBG itu berisiko karena hulunya dimanfaatkan masyarakat untuk pembuangan WC.

Dia menambahkan, di huku terdapat jembatan di sekitar aliran sungai yang kerap digunakan warga untuk buang air besar. “Benar memang mereka mencuci di sungai. Air itu pembuangan WC dari hulu sungai desa, ada juga jembatan tempat orang BAB,” jelas dia.

Sementara itu, pengelola SPPG tersebut menegaskan pihaknya mencuci bahan makanan seperti beras dan sayuran menggunakan air galon (RO). Untuk ompreng dicuci dengan air PAM atau sumut yang menurutnya layak pakai.

Terkait adanya aktivitas pencucian di sungai, dia menyebutkan hal tersebut terjadi karena adanya kelalaian yang dilakukan oleh asisten lapangan.

Dia pun memastikan, setelah manajemen mengetahui,  kelalaian tersebut langsung ditindaklanjuti. “Untuk pencucian bahan makanan sampai memasak nasi digunakan air galon. Kemarin itu kelalaian aslap langsung kami ambil tindakan,” tulis pengelola MBG Bukit Malintang. (Roy Dz)