Oplus_131072
Madina

Bupati Madina Optimistis Kebutuhan Beras Saat Ramadan Terpenuhi

Baswara Times, Panyabungan Timur – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution optimistis kebutuhan beras saat Ramadan dan Idulfitri 1446 H akan terpenuhi secara swasembada meskipun sebelumnya ada ribuan hektare sawah terdampak banjir.

Hal itu disampaikan Saipullah di sela-sela acara panen raya di Kelurahan Gunungbaringin, Kecamatan Panyabungan Timur, pada Rabu, 28 Januari 2026. Acara tersebut menandai masuknya musim panen bagi petani di kawasan itu.

“Kalau memang kita lihat kemarin kurang lebih 8.000 hektare yang terdampak, ya, itu, kan, yang puso hanya sekitar 3.500, sementara yang terdampak itu 4.500 itu masih bisa kita perbaiki,” kata dia.

Saipullah berharap lahan sekitar 4.500 hektare itu masih bisa mendongkrak produktivitas padi dan dapat dipanen menjelang Ramadan atau Idulfitri. Optimisme itu juga didukung oleh kondisi sawah di Kecamatan Siabu yang sudah mendekati masa panen.

“Sehingga mudah-mudahan di puasa nanti kita bisa melakukan panen raya dan pada lebaran kita tercukupi. Tahun kemarin kalau kita lihat statistik, bahwa kita surplus. Nah, harapan kita, surplus itu bisa menutupi di masa yang sulit ini,” jelas dia.

Di sisi lain, Saipullah menerangkan panen hari ini merupakan hasil bibit yang diserahkan pemerintah pada medio Juni-Juli 2025 lalu. “Bahwa panen ini sudah direncanakan dari tahun kemarin, bibitnya bantuan dari Kementerian Pertanian dengan jenis Inpari 32,” sebut dia.

Lebih lanjut, Saipullah menambahkan, pemerintah juga menyalurkan pupuk bagi kelompok tani sehingga hasil panen lebih maksimal.

“Sehingga kita harapkan dengan memotong mata rantai yang begitu panjang, maka produktivitas hasil pertanian meningkat, kemudian jadwal panennya juga akan bisa terlaksana sesuai dengan yang kita rencanakan,” pungkas Saipullah.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra Ritonga menjelaskan, varietas Inpari 32 bisa juga ditanam untuk lahan kering atau yang sering disebut padi gogo. “Waktu itu ada bantuan untuk 143 hektare, enam desa, dengan jumlah 3,7 ton. Dari luasan itu, 48 hektare ada di Gunung Baringin,” kata dia.

Taufik juga mengaku optimistis ketersediaan beras pada masa Ramadan dan Idulfitri terpenuhi. Sebab, tiga bulan ke depan secara berurutan Kecamatan Panyabungan Timur, Kecamatan Siabu, dan kawasan Mandailing Julu masuk masa panen.

Usai memanen padi secara simbolis, Bupati Saipullah, para pejabat yang hadir, dan masyarakat setempat duduk di bawah tenda sederhana untuk makan bersama menggunakan daun pisang sebagai pengganti piring. (Roy Dz)