Baswara Times, Madina – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) drg. Muhammad Firdausi Batubara mengatakan kasus Influenza A yang saat ini marak di Sumatera Utara belum terdeteksi di kabupaten ini. Meski demikian, dia meminta masyarakat tetap waspada. Hal tersebut disampaikan Firdaus saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kantor Dinas Kesehatan, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, pada Kamis, 8 Oktober 2026. “Saya sudah minta laporan dari RSUD, belum ada pasien yang terdeteksi sampai saat ini,” kata dia. Firdaus menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan virus ini di Sumut untuk mengambil langkah-langkah mitigasi sehingga anak-anak di Madina tidak terjangkit. “Dari yang kami lihat, kebanyakan penderita adalah anak-anak,” ujar dia. Maka dari itu, Kadis Kesehatan meminta pegawai di Puskesmas masuk ke sekolah-sekolah untuk memberikan sosialiasi dan langkah-langkah mitigasi. “Kami akan sampaikan ke Puskesmas untuk turun ke sekolah dan menyampaikan agar anak-anak yang mengalami gejalanya segera dibawa ke klinik kesehatan,” jelas dia. Firdaus meminta agar masyarakat tidak panik dengan hal ini. “Pakai masker saat keluar rumah, kalau ada keluarga yang mengalami gejala pilek, batuk kering, dan nyeri oto langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan sehingga bisa segera diobati,” jelas dia. Kadis juga mengimbau agar para guru memperhatikan kondisi anak di sekolah. “Dari informasi yang kami dapat, kebanyakan pasien adalah anak-anak sekolah dasar. Mereka ini, kan, masih kurang paham untuk menjaga kesehatan, jadi perlu perhatian guru,” harap dia. Untuk diketahui per 2 Oktober 2026, jumlah kasus Influenza A yang tercatat di Sumut sebanyak 56 kasus. Kepala Dinkes Sumut Faisal Hasrimy memastikan kondisi tersebut masih berada dalam kendali dan bukan kejadian luar biasa (KLB). Adapun gejala yang dialami penderita pada umumnya adalah demam tinggi mendadak (sering di atas 38°C), batuk kering dan nyeri tenggorokan, pilek, hidung tersumbat, atau suara serak. Kemudian, nyeri otot dan sendi yang berat (myalgia), sakit akit kepala dan kelelahan ekstrem (malaise), serta gangguan pencernaan (mual, muntah, atau diare) yang lebih sering dialami anak-anak. (Roy Dz) Navigasi pos Dinsos P3A Madina Gandeng Kaum Ibu di Kumpulan Setia Tingkatkan Perekonomian Keluarga