Oplus_131072
Madina

Pusaran Kasus Tewasnya Penambang Seret Nama Jaya

Baswara Times, Kotanopan – Kasus tewasnya satu penambang di Desa Muarapungkut, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyeret nama Jaya, seseorang yang disebut pemodal tambang ilegal di kawasan itu.

Masuknya nama Jaya ke pusaran kasus yang menyita perhatian publik itu dibeberkan Kasat Reskrim Polres Madina AKP Ikhwanuddin ketika dimintai keterangan oleh wartawan pada Kamis, 12 Februari 2026. Nama tersebut besar kemungkinan akan ditetapkan sebagai tersangka.

AKP Ikhwan menerangkan Jaya sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Namun, yang bersangkutan tidak kooperatif. “Jaya, kasus ini terus berjalan dan yang bersangkutan sudah pernah kami panggil namun tidak kooperatif,” kata dia.

Kasat Reskim mengungkapkan kepolisian terus melakukan penyidikan atas kasus tersebut. Korban ditemukan tewas di lokasi yang diduga milik Jaya.

Sebelumnya, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy mengatakan pihaknya terus berupaya menuntaskan peristiwa ini. Hal itu ditandai naiknya kasus ke tahap penyidikan.

Dia menuturkan penyidik telah dilakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan dari sejumlah saksi. Namun, Bagus tak memerinci jumlah dan nama saksi yang diperiksa.

Untuk diketahui, tambang emas di wilayah Muara Tagor, Desa Muara Pungkut, Kotanopan, menelan korban jiwa pada Sabtu sore, 31 Januari 2026. Satu dari tiga orang yang tertimbun material batu-pasir tambang tersebut meninggal dunia. (Roy Dz)