Saipullah Tegaskan Prioritas Penanganan Tengkes, Minta Bidan Aktif
Baswara Times, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution kembali menegaskan prioritas pemerintah daerah dalam penanganan tengkes (stunting) dan meminta peran aktif bidan mendukung program tersebut.
Hal itu diungkapkan Saipullah saat membuka Musyawarah Cabang IV (Muscab IV) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Madina di Aula Hotel Rindang, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, pada Sabtu, 24 Januari 2026.
“Bidan lansung bersentuhan dengan ibu hamil dan untuk menurunkan angka stunting salah satunya dengan melakukan penanganan terhadap ibu hamil,” kata Saipullah.
Dalam kesempatan itu, Saipullah berpesan kepada pengurus dan anggota IBI Madina agar menjadikan organisasi lebih profesional dan mengedepankan pelayanan terbaik dalam bertugas. “Jadilah pelayan yang terbaik dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” pesan dia.
Saipullah juga mengingatkan peran penting bidan dalam menekan angka kematian ibu hamil dan anak saat melahirkan.
Ketua IBI Madina Rosida Nasution menjelaskan muscab bukan sekadar rutinitas organisasi untuk memilih pengurus baru. Namun, juga sebagai momentum untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, dan transformasi agar dunia kesehatan terus berubah.
Rosida menambahkan, forum ini juga merupakan media untuk menyampaikan pertanggungjawaban terhadap program yang dikerjakan pengurus pada periode sebelumnya.
“Saat ini masih ada program yang belum sempurna dan harapan anggota yang belum sepenuhnya terakomodasi. Forum ini adalah tempat terbaik bagi rekan-rekan untuk memberikan masukan, saran, dan kritik membangun demi kemajuan IBI ke depan,” pungkas Rosida.
Ketua panitia Elvi Sahreni Dalimunthe melaporkan, organisasi IBI memiliki 30 ranting dengan jumlah anggota 1.530 orang. “Untuk peserta muscab ini terdiri dari pengurus IBI Sumut dua orang, pengurus IBI Madina lima orang, pengurus ranting IBI 60 orang, dan panitia sebanyak 19 orang,” kata dia. (Roy Dz)


