Sebanyak 2.400 Rumah Rusak Akibat Banjir di Madina
Baswara Times, Panyabungan – Sebanyak 2.400 rumah rusak akibat banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada medio akhir November 2025.
Jumlah itu disampaikan Bupati Madina H. Saipullah Nasution di sela-sela kegiatan Sejuta Salawat yanh dia ikuti di Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu, pada Kamis, 22 Januari 2026.
“Pemkab telah melakukan pendataan di seluruh desa yang terdampak banjir, baik kerusakan harta benda, perabot rumah tangga, maupun rumah warga. Data sementara mencatat sekitar 2.400 rumah mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat,” kata Saipullah.
Dia menjelaskan, seluruh warga yang rumahnya terdampak dan sudah didata akan mendapatkan bantuan. “Pemerintah pusat melalui Menteri Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menginstruksikan bantuan untuk perbaikan rumah warga Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat,” papar Saipullah.
Bupati mengungkapkan, selain data rumah rusak, pihaknya juga telah mengajukan relokasi tujuh desa yang rawan banjir dan tidak aman untuk ditempati. Meski banyak kerusakan, Saipullah mengaku bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. (Roy Dz)


