Regional

Dituduh Tukang Sihir, Seorang Pria di Tapteng Tewas Dihajar Massa

Baswara Times, Tapteng – Seorang pria inisial RP (53 tahun) tewas dihajar massa di Dusun III, Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), usai dituduh memiliki ilmu sihir berupa santet. Kasus ini pun sedang dalam penanganan polisi.

Kasubsi PID Seksi Humas Polres Tapteng Ipda Dariaman menerangkan peristiwa yang terjadi pada Selasa, 23 September 2025, itu bermula saat seorang warga membawa anaknya yang sakit berobat ke dukun. Saat dukun tersebut menerawang penyakit anak itu, keluar foto RP.

Mendapati hal itu, muncul dugaan bahwa yang menyebabkan anak tersebut sakit adalah RP. “Ternyata si dukun ini diterawang dia, keluarlah foto yang jadi korban sekarang ini, itulah tertuduhlah (korban),” kata dia dikutip dari detik.com pada Jumat, 26 September 2025.

Dariaman menyebut tuduhan itu belum dapat dibuktikan dan hanya kepercayaan masyarakat lokal saja. “Tapi kan buktinya enggak ada, kepercayaan-kepercayaan masyarakat lokal,” ujar dia.

Dariaman mengungkapkan ayah si anak ternyata mengenali orang di foto itu. Belakangan, sekitar 20-an orang mendatangi rumah RP dan mengeroyoknya hingga tewas dengan tuduhan korban menyantet anak tersebut.

Kapolsek Barus Iptu Mulia Riadi menerangkan pihaknya telah menangkap salah satu terduga pelaku berinisial AWS. Penangkapan ini bermula dari keterangan anak korban yang melihat langsung kejadian mengenaskan itu.

“Keterangan dari saksi, yaitu anak korban, bahwasanya dilihat dia malam hari itu, beberapa pelaku ada memakai penutup kepala, namun ada beberapa yang tidak memakai penutup kepala, sehingga anaknya ini mengenali,” terang dia.

Setelah terduga pelaku ditangkap, jelas Riadi, masyarakat datang berbondong-bondong ke kantor Polsek Barus meminta AWS dilepaskan. Namun, pihaknya berhasil menenangkan warga. Pihaknya pun kini sedang menyelidiki kasus ini untuk mendapatkan pelaku lainnya. (Roy Dz)