Madina

Gerakan Pangan Murah Keenam di Pasar Eks Bioskop Tapanuli

Baswara Times, Panyabungan – Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan Pasar Eks Bioskop Tapanuli, Kelurahan Kayujati, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kembali berlangsung untuk keenam kalinya sejak 31 Agustus 2025.

Pada Rabu, 23 September, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) setempat kembali menyediakan tujuh ton beras premium yang bisa ditebus masyarakat dengan harga murah yakni Rp12 ribu per kilogram atau Rp60 ribu untuk satu sak. Ini merupakan kali ketujuh dinas tersebut menggelar GPM dengan satu kali berlangsung di Gunungtua.

Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar yang mencapai Rp16-18 ribu per kilogram. Selain beras, Dinas Ketapang juga menyediakan minyak goreng dengan harga yang lebih murah.

Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution yang membuka kegiatan ini menjelaskan subsidi beras tersebut merupakan bagian dari program nasional untuk meringankan beban masyarakat. “Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Pemkab Madina bekerja sama dengan Bulog menghadirkan beras murah ini,” kata dia.

Untuk itu, Atika pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo karena dia menilai dengan GPM, yang menjadi program nasional ini, banyak masyarakat di Madina terbantu. “Melalui kegiatan GPM, masyarakat dapat membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkap dia.

Di sisi lain, wakil bupati dua periode ini mengimbau masyarakat agar memanfaatkan keberadaan Pasar Eks Bioskop Tapanuli sebagai tempat belanja kebutuhan pokok. Atika juga meminta para pedagang supaya menempati lapak atau los di pasar tersebut dan meninggalkan lokasi yang lama, yakni jalan keliling di Pasar Lama Panyabungan.

Dalam kesempatan itu, Wabup Atika turut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Muktar Afandi Lubis, Kadis Perdagangan Parlin Lubis, Kadis PUPR Elpiyanti Harahap, sekretaris Dinas Ketapang, dan Camat Panyabungan Miswar Husin Pulungan. (Roy Dz)