Istri Sakit, Suami Ikut Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci
Baswara Times, Medan – Hamsar Malin, calon haji asal Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memilih menunda keberangkatan ke Tanah Suci bersama Kelompok Terbang 6 (Kloter 6) karena kondisi kesehatan istrinya, Maslina, tidak mendukung untuk ikut terbang.
Hal itu terungkap berdasarkan keterangan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Madina Bahruddin Juliadi yang mendampingi Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution melepas keberangkatan JCH asal Bumi Gordang Sambilan ke Tanah Suci.
“Dua jemaah asal Kecamatan Linggabayu atas nama Maslina dan Hamsar Malim, yang merupakan pasangan suami istri, harus menunda keberangkatan karena sang istri sedang sakit. Keduanya akan dijadwalkan ulang untuk berangkat pada kloter berikutnya,” kata dia pada Selasa, 28 April 2026.
Sementara itu, Atika Azmi kembali mengingatkan jemaah untuk benar-benar menjaga kesehatan, termasuk kondisi fisik. “Saya berpesan kepada seluruh jemaah untuk selalu menjaga kesehatan, mendengarkan arahan petugas, serta menumbuhkan sikap saling membantu antar-sesama jemaah selama menjalankan ibadah,” kata dia.
JCH asal Madina yang tergabung dalam Kloter 6 berangkat menuju Bandara Internasional Kualanamu (KIA) dari Asrama Haji Embarkasi Medan pada dinihari. Pesawat dijadwalkan lepas landas menuju Tanah Suci sekitar pukul 05.20 WIB.
Untuk diketahui, Kloter 6 ini merupakan gabungan jemaah dari Kabupaten Mandailing Matal, Kabupaten Toba, Kabupaten Nias Selatan, dan Kabupaten Nias Utara. (Roy Dz)


