Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Madina dr. Muhammad Faisal Situmorang.

Baswara Times, Madina – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal (Disdikbud Madina) memutuskan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk meminimalisasi risiko paparan kabut asap yang diduga akibat kebakaran hutan dan lahan yang kian tebal di daerah ini.

Keputusan tersebut disampaikan Kadisdikbud dr. Muhammad Faisal Situmorang dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bupati H. Saipullah Nasution di ruang kerja bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Faisal menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan mempertimbangkan aspek kesehatan siswa dan tenaga pendidik, maka diputuskan PJJ berlangsung mulai besok, Kamis, sampai dengan Sabtu pekan ini.

Kadis Kesehatan drg. Muhammad Firdausi Batubara menuturkan, pihaknya juga mengambil beberapa langkah pencegahan guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat terpapar asap, khususnya kelompok masyarakat rentan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengambil langkah antisipatif lainnya dengan membagikan masker kepada masyarakat mulai hari ini sampai beberapa hari ke depan.

Rapat tersebut merupakan respons terhadap makin tebalnya kabut asap di kabupaten ini dan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa konsentrat partikulat halus PM2.5 menunjukkan kualitas udara pada kategori sedang hingga tak sehat. Selain itu, hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang juga menunjukkan jarang pandang hanya ada pada kisaran satu sampai empat kilometer.

Bupati Saipullah pun mengeluarkan imbauan agar masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk memakai masker guna meminimalisasi dampak paparan kabut asap. (Roy Dz)