Masyarakat Adalah Tuan dan Sasaran Pengabdian
Baswara Times, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjadikan masyarakat sebagai tuan dan sasaran pengabdian. Sebab, gaji yang diterima setiap bulan berasal dari pajak rakyat.
Hal itu disampaikan Saipullah saat melantik 160-an pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, dan Jabatan Pengawas di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, Panyabungan, pada Rabu, 20 Mei 2026.
“Jadikan masyarakat itu sebagai tuan kita, sebagai sasaran pengabdian karena mereka yang memberikan imbalan atau gaji kepada kita. Yang kita terima setiap bulan adalah uang rakyat. Tentu harus kita jawab dengan pemberian pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat,” kata dia.
Saipullah menjelaskan, mutasi dan rotasi ini berdasarkan manajemen talenta sebagaimana fakta integritas yang ditandatangani kepala daerah dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Desember 2025.
Kepada para pejabat yang dilantik, bupati menekankan agar peka terhadap kondisi masyarakat. Terlebih dengan keterbukaan informasi saat ini yang membuat masyarakat bisa membandingkan pelayanan di satu daerah dengan daerah lain.
“Masyarakat kita saat ini sangat kritis, sangat memahami situasi perkembangan di setiap daerah di seluruh Indonesia, sehingga mereka dengan mudah membandingkan antara kabupaten dengan kabupaten,” ujar dia.
Promosi yang diterima sebagian ASN beriringan dengan tanggung jawab dan tantangan berat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan indeks pembangunan manusia di tengah kondisi keuangan daerah di tengah berlakunya efisiensi anggaran.
“Kita menyadari bahwa IPM Madina sudah masuk kategori baik, 74,3. Tapi, kalau dibandingkan di Tabagsel saja, kita adalah yang terendah. Masih jauh dengan Padangsidimpuan, dengan Tapsel, dengan Palas, bahkan Paluta yang baru saja mereka memisahkan diri membentuk pemerintahan,” tutup dia.
Dalam pelantikan kali ini, Saipullah mengganti beberapa pejabat strategis seperti kepala Dinas Lingkungan Hidup, direktur RSUD Panyabungan, dan camat Panyabungan. (Roy Dz)


