Oplus_131072
Madina

Rumah adalah Benteng Utama Peredaran Narkoba

Baswara Times, Panyabungan Barat – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyebutkan rumah merupakan benteng utama dalam upaya memerangi atau mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Hal itu disampaikan Atika saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXV Kabupaten Mandailing Natal di halaman Kantor Camat Panyabungan Barat, Kelurahan Longat, pada Kamis, 12 Februari 2026. Dia pun meminta para orang tua berperan aktif menjaga anak dari barang haram tersebut.

“​Tapi kita sering luput bahwa kekuatan terbesar dalam memerangi narkoba dimulai dari rumah, dimulai dari orang tuanya melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anaknya,” kata dia.

Atika menuturkan peredaran narkoba di Madina sudah mengkhawatirkan sehingga perlu peran semua pihak. Dia menjelaskan, pemerintah tidak akan bisa menuntaskan permasalahan ini tanpa bantuan masyarakat.

“Anggaran BNN Nasional itu hanya 3,5 triliun. Dari informasi yang saya baca, perputaran narkoba di Indonesia 500 triliun. Bagaimana mungkin 3,5 triliun yang masuk gaji di dalamnya punya program untuk mengentaskan masalah-masalah narkoba? 3,5 triliun versus 500 triliun,” sebut dia.

Pencegahan dari rumah itu, jelas Atika, bisa dimulai dengan mengawasi pergaulan anak, termasuk menanyakan tujuan anak ketika hendak keluar rumah. “Bapak, Ibu, tolong tanyai adik-adik di rumah. Kalau mau keluar, ke mana, siapa temannya, jam berapa pulang, berapa uang di sakunya,” ujar dia.

Wakil bupati dua periode ini mengungkapkan kecanggihan teknologi memudahkan terjadinya transaksi narkoba. Sebab, penjual dan pembeli bisa membuat kesepakatan transaksi lewat ponsel.

“​Jadi kami mohon narkoba ini jangan lagi dianggap sebagai ‘kalau anak kita tidak kena, bukan masalah anakku, bukan masalah keluarga kami’. Jangan. Kita tidak tahu sewaktu-waktu tergoda, sewaktu-waktu terikut-ikut, sewaktu-waktu ada kena saudara kita. Jadi mohon ini menjadi atensi bersama,” harap Atika. (Roy Dz)