Baswara Times, Madina – Seorang pengusaha yang memilih tidak memublikasikan namanya sedang menyiapkan uang sebanyak Rp2 miliar guna disumbangkan untuk membangun titi gantung atau rambin di Desa Hutapadang SM, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pengusaha asal Kecamatan Kotanopan ini memutuskan menyumbang untuk pembangunan rambin tersebut didorong rasa prihatin melihat kondisi masyarakat yang menjadikan titi gantung itu sebagai akses utama ke ibu kota kecamatan. Jembatan tersebut telah beberapa kali menjadi keluhan dan aspirasi masyarakat setempat. Namun, sampai saat ini belum terlihat tanda-tanda pemerintah segera membangunnya, terlebih di tengah kebijakan efisiensi yang diterapkan Presiden Prabowo Subianto. “Saya sedang mengumpulkan uangnya, dalam tiga bulan ke depan, mudah-mudahan terkumpul senilai Rp2 miliar agar jembatan baru bisa segera dibangun,” kata pengusaha tersebut sebagaimana diterima redaksi pada Senin, 24 Agustus 2026. Dia tak menjabarkan lebih lanjut tindakan ini berdasarkan kekecewaan terhadap pemerintah setempat atau murni keprihatinan terhadap sesama, mengingat pengusaha itu juga berasal dari kecamatan yang sama. Selama ini, titi gantung tersebut masih digunakan masyarakat di seberang Batang Gadis untuk menjangkau fasilitas pendidikan, kesehatan, maupun akses perekonomian meskipun kondisinya sudah mengancam keselamatan. Langkah pengusaha tersebut diharapkan menjadi pemicu bagi pemerintah untuk mempercepat pembangunan rambin itu sekaligus membuka harapan bagi masyarakat sekitar. Sementara itu, otoritas setempat belum memberikan tanggapan terkait rencana pengusaha tersebut maupun prioritas pembangunan rambin Desa Hutapadang SM. Warga yang bermukim di seberang Batang Gadis berharap langkah yang diambil pengusaha itu bisa terealisasi sehingga aksesibilitas kembali normal. (Roy Dz) Navigasi pos Saipullah Tegaskan Tak Terlibat PETI di Naga Juang