Bupati Saipullah lantik sembilan pejabat Eselon II hasil lelang jabatan.

Baswara Times, Madina – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution membuka peluang memilih pejabat defenitif Sekretaris Daerah di luar jajarannya atau dari luar daerah.

Hal tersebut diungkapkan Saipullah usai melantik sembilan pejabat Eselon II di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, pada Senin, 31 Agustus 2026. “Kemungkinan bisa saja saya enggak ngambil dari sini, ngambil dari pusat, dari provinsi, atau dari kabupaten lain,” kata dia.

Saipullah menjelaskan, kemungkinan tersebut terbuka lebar dengan adanya penandatanganan fakta integritas antara kepala daerah dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tentang sistem merit atau talet pool. “Nanti, kalau itu sudah jalan, kemungkinan tidak ada asesmen,” lanjut dia.

Meski demikian, lanjut mantan pejabat di Dirjen Bea Cukai ini, Pemkab Madina sudah menganggarkan lelang untuk jabatan Sekretaris Daerah. “Tapi sepanjang itu (talent pool) belum dilakukan secara efektif, tentu kami akan asesmen. Anggarannya masih ada,” sebut Saipullah.

Dalam kesempatan itu, bupati juga memaparkan alasan baru melantik sembilan pejabat Eselon II dari 13 jabatan yang dilelang. Dia menuturkan, administrasi di tingkat pusat menjadi kendala dan sedang dalam pengurusan.

“Inspektur itu sudah lulus, cuma, kan, harus ada izin dari inspektur provinsi. Nah, kami sudah bersurat ke sana, tinggal menunggu. Kemudian, kependudukan (Dukcapil) harus ada rekomendasi dari dirjen yang membidangi. Kemudian, yang dua masih ada perlu vertek dari BKN,” jelas Saipullah.

Terkait adanya pejabat yang dipilih bukan berdasarkan peringkat pada saat lelang, Saipullah menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hak prerogatif kepala daerah.

“Bupati itu enggak bisa kerja sendiri, harus bekerja sama dengan para OPD. Tentu saya akan mencari tim saya yang bisa bekerja sama dan bisa melaksanakan ketentuan maupun kebijakan-kebijakan yang saya putuskan,” pungkas dia. (Roy Dz)