Oplus_131072
Madina

Wabup Madina Sebut PKB Partai Konsisten dan Tak Main “Dua Kaki”

Baswara Times, Panyabungan – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menilai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah partai yang konsisten dan tak main “dua kaki” dengan tetap mengedepankan soliditas dan sinergitas.

Penilaian itu disampaikan Atika bukan tak beralasan. Melainkan berdasar pada pengalaman pribadi saat mengikuti kontestasi Pilkada 2020 dan Pilkada 2024. Dalam dua kesempatan itu, dia diusung PKB.

PKB partai politik pertama yang mengawali karier politik saya. ​Ketua timnya kita amanahkan kepada PKB. Di periode kedua, PKB termasuk salah satu yang paling cepat mengeluarkan rekomendasi untuk pencalonan kami kembali. Kesetiaan PKB tidak perlu lagi kita ragukan. Tidak pernah ada dua kaki,” kata Atika saat menghadiri Musyawarah Cabang VI DPC PKB di Aula Hotel Rindang, Panyabungan, pada Selasa, 14 April 2026.

Maka dari itu, dia pun mengaku merasa punya utang jika tak menghadiri muscab ini. “Jadi saya harus akui, PKB ini sudah seperti rumah untuk saya, dua kali menghantarkan saya di jabatan eksekutif, dua kali menang, dua kali solid,” sebut Atika.

Soliditas itu, lanjut Atika, hal yang harus dicontoh dari DPC PKB Madina. “​Kalau ada dua suara, tiga suara dalam satu tubuh, satu partai ini sulit sekali. Pasti ada kubu-kubuan, akhirnya kita melihat kiri-kanan kita karena ada kubunya, sementara tujuan kita jauh di depan,” tambah dia.

Tak hanya itu, Wabup Atika juga mengapresiasi konsitensi PKB dalam memberikan ruang politik bagi perempuan. Terbukti, partai berlambang Bola Dunia Dikelilingi Sembilan Bintang itu terus menempatkan kader perempuan di DPRD Madina.

​”PKB ini sesuai warnanya, teduh. Untuk kami perempuan pun teduh. PKB merupakan satu-satunya partai politik yang konsisten punya anggota DPRD perempuan, betul Pak Ketua, ya? Termasuk sekarang di provinsi,” ujar dia.

Atika mengungkapkan, DPC PKB Madina tak hanya aktif saat pemilihan, tapi juga konsisten memberikan masukan kepada pemerintah mulai dari pembangunan, pemberantasan narkoba, sampai penanganan judi daring yang belakangan marak.

​”Sekali lagi kami ucapkan selamat sukses atas Muscab ini. Salam hormat kami, walaupun saya warna putih tapi saya merasa bagian dari keluarga besar PKB. Mudah-mudahan Mandailing Natal tetap menjadi gudangnya, menjadi basisnya suara untuk Sumatera Utara,” pungkas Atika Azmi. (Roy Dz)