Oplus_131072
Madina

Kejar Masa Tanam, Pemkab Madina Salurkan 37,68 Ton Benih Padi di Siabu

Baswara Times, Siabu – Untuk mengejar masa tanam yang tertunda akibat bencana banjir beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menyalurkan bantuan berupa 37,68 ton benih padi kepada 104 kelompok tani di Kecamatan Siabu.

Benih padi tersebut langsung diserahkan Bupati Madina H. Saipullah Nasution secara simbolis kepada perwakilan poktan di gudang UPT Dinas Pertanian Siabu pada Selasa, 23 Desember 2025. Adapun jenis benih yang disalurkan adalah Varietas Inpari 32.

“Ada bibit atau benih beras atau benih padi yang akan digunakan dalam rangka mengganti bibit masyarakat yang rusak atau terdampak karena bencana yang terjadi di 2025 ini,” kata Saipullah usai penyaluran.

Saipullah menuturkan, dari beberapa kabupaten/kota terdampak bencana, Madina menjadi daerah yang pertama menerima bantuan benih itu karena daerah lain masih fokus pembersihan dan pencarian korban.

“Sehingga mereka tentu belum siap untuk melakukan recovery terhadap persawahan. Nah, kita alhamdulillah bisa cepat bangkit dan ini menyatakan bahwa kita sudah masuk di dalam proses transisi,” ujar dia.

Saipullah berharap dengan adanya bibit ini petani bisa segera menyemai untuk persiapan penanaman secepatnya. “Baik itu yang apa namanya bibit untuk tanaman yang menggunakan air dan yang tadah hujan,” tutup dia.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga melaporkan 37,68 ton benih padi yang diberikan pemerintah pusat itu disiapkan untuk 1.269 hektare lahan padi sawah dan 149 hektare lahan kering atau padi gogo.

“Benih bantuan bibit untuk korban bencana banjir sudah di-dropping oleh pemerintah pusat sebanyak 37 ton 685 kg. Ini hanya satu kecamatan, baru Kecamatan Siabu, untuk 12 desa lahan padi sawah, empat desa lahan padi kering,” kata dia.

Taufik menuturkan untuk Provinsi Sumatera Utara, Madina menjadi daerah pertama yang menerima bantuan bibit bagi petani terdampak bencana yang terjadi pada November lalu. (Roy Dz)