Baswara Times, Tambangan – Warga Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta pemerintah setempat merealisasikan pembangunan atau perbaikan irigasi Bondar Godang Saba Lombang yang rusak akibat banjir pada akhir tahun lalu. Aspirasi itu mereka sampaikan kepada Camat Bahren Daulay yang hadir bersama jajaran di desa tersebut dalam rangka Safari Jumat pada 5 Juni 2026. Rusaknya irigasi itu mengancam keberlangsungan 12 hektare sawah dan menyebabkan pasokan air bersih ke masjid dan rumah-rumah warga terkendala. Bahren pun menindaklanjuti keluhan dan harapan masyarakat itu dengan langsung meninjau irigasi tersebut. Dia memastikan, pemerintah kecamatan melaporkan hasil peninjauan secara resmi kepada Pemkab Madina. “Hasil tinjauan ini akan kami tuliskan dalam laporan resmi untuk disampaikan kepada pemerintah daerah,” kata dia. Tak hanya mendengarkan keluhan atau aspirasi masyarakat, Bahren juga memanfaatkan program Safari Jumat untuk menyampaikan beragam program pemerintah dan sejumlah imbauan penting. Sebelumnya, usai salat Jumat berjemaah, Bahren membuka ruang dialog dengan masyarakat. Giat strategis itu dimulai dengan penyampaian beberapa imbauan. Pertama, Camat Tambangan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan program-program Pemkab Madina. “Dukungan terhadap program pemerintah daerah akan mempercepat terlaksananya pembangunan dan realisasi visi misi Pemkab Madina,” kata dia. Bahren juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) maupun illegal logging karena berdampak pada kerusakan lingkungan dan melanggar undang-undang. Ketiga, dia mengingatkan masyarakat yang menjadi wajib pajak agar patuh membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum tanggal jatuh tempo. “Mari kita ikuti dan manfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG),” lanjut Bahren. Tak hanya fokus pada program pemerintah, Bahren juga menyentuh sisi religiositas dengan mengajak para orang tua mengingatkan dan mendorong anak untuk melaksanakan salat Subuh berjemaah. “Mari sama-sama mengawasi serta membatasi penggunaan gawai pada anak-anak, kita awasi juga pola jajan mereka agar terhindar dari makanan dan minuman yang tidak sehat,” pesan Bahren. Camat Tambangan juga memberikan perhatian khusus kepada para remaja dan anak muda untuk menghindari penyalahgunaan narkoba yang saat ini sudah benar-benar memprihatinkan. (Roy Dz) Navigasi pos Pemkab Madina Raih WTP Keempat Secara Berturut