Oplus_131072
Regional

​Pemprovsu Target KEK Sei Mangkei Serap 10 Ribu Pekerja pada Tahun Depan

Baswara Times, Simalungun – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menargetkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun bisa menyerap sampai 10.000 tenaga kerja pada tahun depan. Saat ini, sudah ada 1.635 tenaga kerja yang terserap.

​Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provsu Yuliani Siregar saat menyampaikan laporan dalam acara Kunjungan Kerja Gubernur Sumatera Utara dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pengelolaan Tenaga Kerja di KEK Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, pada Kamis, 9 Oktober 2025.

​Yuliani menerangkan tahun ini ditargetkan sebanyak 3.000 tenaga kerja terserap di kawasan perindustrian itu. Sementara, dari jumlah saat ini 500 orang di antaranya diterima melalui job fair. Tak hanya itu, Disnaker Sumut juga memberangkatkan 70 tenaga kerja ke Jepang. “Ada 10 orang yang bekerja di KEK ini hasil dari apresiasi Pak Gubernur terhadap atlet PON berprestasi pada 2024 lalu,” kata dia.

​Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan perjanjian kerja sama yang ditandatangani kepala Disnaker Sumut, Kepala Administrator KEK Sei Mangkei Elfi Haris, dan Direktur PT Kinra Arif Budiman salah satunya memastikan para pekerja di kawasan itu berasal dari provinsi ini.

​Bobby menerangkan saat ini tingkat pengangguran terbuka di Sumut mencapai angka 409.000. Maka dari itu, dia pun mengapresiasi penandatanganan kerja sama yang menargetkan terserap 10.000 tenaga kerja sampai tahun depan.

​”Usia kerja yang hari ini bekerja ada 7,69 juta. Tenaga kerja sektor formal itu ada 3,2 juta dan sektor non-formal ada 4,4 juta, dan kita masih punya tingkat pengangguran terbuka kita, masih ada 409.000 orang,” kata dia.

​Gubernur pun menegaskan pihaknya akan memberikan dukungan yang diperlukan demi terciptanya iklim investasi yang baik di Sumut. Hal itu, lanjut dia, merupakan salah satu stimulus ekonomi di tengah penyesuaian anggaran yang diprogramkan pemerintah pusat.

​”Pak Presiden sudah menetapkan target capaian ekonomi, pertumbuhan ekonomi kita di angka delapan persen. Itu untuk pembentukannya ada beberapa komponen, termasuk government spending, habis itu investment,” sebut Bobby.

​Sebagai dukungan awal, sesuai permintaan Pemkab Simalungun dan para tenaga kerja di KEK Sei Mangkei, Pemprovsu akan meningkatkan ruas jalan menuju kawasan itu sepanjang 4 kilometer yang saat ini dalam kondisi rusak dan berlubang.

​”Untuk para tenaga kerja, kalau mau dibuat tower agar bisa tinggal di lokasi yang lebih dekat dengan tempat kerja, tahun depan akan kami bangun, tapi kalau mau rumah dengan hak kepemilikan bisa ikut program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah,” ujar dia.

​Dalam kesempatan ini Bobby juga menyerahkan sekitar 20.000 keping kartu BPJS bagi tenaga kerja rentan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota yang ada di Sumut dan diterima secara simbolis oleh kepala daerah Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, serta Kabupaten Batubara.

​”BPJS Ketenagakerjaan ini untuk meng-cover pekerja-pekerja rentan, khususnya pekerja rentan di sektor kelapa sawit. Nah, ini yang berdodos, yang mungkin selama ini tidak di-cover BPJS Ketenagakerjaan oleh perusahaannya,” pungkas dia. (Roy Dz)