Baswara Times, Madina – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menargetkan program bedah rumah sebanyak lima ribu unit dalam lima tahun ke depan atau selama kepemimpinan Presiden Praboo Subianto.

Hal itu disampaikan Saipullah saat melakukan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 500 unit untuk tahun 2026 di Desa Darussalam, Kecamatan Panyabungan, pada Selasa, 7 Juli 2026.

Dia mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti perumahan, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Maka dari itu, perbaikan rumah tidak layak huni bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bupati menerangkan, pemerintah pusat sedang menjalankan program pembangunan tiga juta rumah yang terbagi menjadi dua kategori, yakni dua juta unit program bedah rumah dan satu juta unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sementara itu Pemkab Madina, sebut Saipullah, mengusulkan sebanyak 5.010 unit rumah kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Dari jumlah tersebut, pada tahun 2026 pemerintah pusat mengalokasikan 500 unit BSPS, sementara sekitar 700 unit direncanakan terealisasi pada tahun berikutnya.

Dia pun meastikan pihaknya terus mengawal program tersebut agar target 5.010 unit rumah yang diusulkan dapat terealisasi secara bertahap.

Di sis lain, Saipullah mengingatkan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa hingga unsur Forkopimda, untuk mengawasi pelaksanaan program agar berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Menurutnya, bantuan tersebut harus benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan dan tidak boleh disalahgunakan oleh pihak mana pun.

Selain itu, Saipullah mengajak para penerima manfaat untuk memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya serta merawat rumah yang telah diperbaiki agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Bupati Saipullah menilai, keberhasilan Program BSPS tidak hanya diukur dari jumlah rumah yang direnovasi, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat dan tumbuhnya semangat kebersamaan dalam membangun lingkungan yang lebih layak. (Roy Dz)