Baswara Times, Madina – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, dipastikan berakhir per Senin, 19 Oktober 2026. Dengan demikian, mulai besok anak-anak kembali masuk sekolah dan belajar seperti sediakala. Langkah tersebut diambil Bupati H. Saipullah Nasution usai menggelar rapat koordinasi evaluasi dampak kabut asap di Aula Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, pada Senin pagi. Saipullah menjelaskan, langkah ini diambil setelah pihaknya mendapatkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bahwa kondisi udara di Madina berada pada kategori hijau atau normal. “Atas dasar laporan tersebut, pemerintah mengambil keputusan mencabut kebijakan PJJ. Saya minta Dinas Pendidikan segera mencabut sirat edaran PJJ agar anak-anak dapat kembali bersekolah seperti sediakala,” sebut dia. Bupati juga meminta instansi terkait untuk segera berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan anak-anak bisa mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagaimana mestinya. Di sisi lain, Saipullah menginstruksikan para camat untuk memantau wilayah masing-masing guna memastikan tidak ada titik api kebakaran hutan dan lahan di Madina. Kapolres AKBP Bagus Priandy menyampaikan, meskipun kualitas udara di Madina sudah masuk kategori layak, pihaknya tetap mengedepankan langkah antisipasi. “Kami terus berupaya agar Madina tetap bersih dari hotspot dan tidak menjadi sumber titik api,” tegas dia. Bagus menambahkan, kepolisian juga mengambul langkah preventif dalam mendukung kenyamanan masyarakat beraktivitas di luar rumah di tengah kabut asap yang belum sepenuhnya hilang dengan pengaturan lalu lintas dan pembagian masker. Sebagai langkah tambahan, Kapolres AKBP Bagus memerintahkan jajaran kepolisian sektor (Polsek) untuk aktif menyosialisasikan bahaya karhutla kepada masyarakat. “Kami juga mengajak pihak sekolah, para camat, dan instansi terkait melakukan tindakan serupa,” pungkas dia. (Roy Dz) Navigasi pos Wabup Atika Minta HAIPB Aktif Beri Masukan ke Pemda