Seleksi PPDB MTsN 2 Madina Berjalan Objektif Tanpa Pungli
Baswara Times, Panyabungan – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menegaskan seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2026-2027 berjalan objektif tanpa adanya transaksional atau pungutan liar (pungli) dan siswa titipan.
Hal itu disampaikan Ummi Salamah untuk meluruskan isu negatif yang berkembang di media sosial terkait PPDB di sekolah tersebut. “Proses seleksi, mulai dari tahapan administrasi, ujian agama, ujian praktik, hingga ujian akademik dilakukan secara terbuka, transparan, dan tanpa ada kepentingan pihak manapun. Tudingan adanya siswa titipan atau uang sogokan itu sama sekali tidak benar,” kata kepala sekolah pada Minggu, 17 Mei 2026.
Dia menjelaskan, proses seleksi melibatkan tim penguji dari kalangan guru yang profesional dan berintegritas tinggi. Menurut Ummi, isu yang berkembang di media sosial itu adalah fitnah yang digulirkan pihak tertentu untuk menjatuhkan reputasi madrasah.
“Tudingan ini merupakan bentuk fitnah yang menyesatkan dan merendahkan institusi sekolah yang selama ini dicintai masyarakat Madina,” tegas dia.
Di sisi lain, Ummi mengungkapkan pihak sekolah melihat isu ini sebagai pemacu dan pemicu semangat untuk terus maju. Kepala madrasah menganalogikan hal ini seperti hukum alam yang justru akan menguatkan fondasi madrasah.
“Kami menganggap ini adalah kritik yang tidak berdasar. Namun, MTsN 2 Mandailing Natal akan terus berbenah. Semakin tinggi pohon, maka semakin kencang pula angin yang menerpanya. Angin kencang tidak akan menumbangkan pohon yang akarnya kuat, justru ia akan melatih ranting-rantingnya untuk menjadi lebih tangguh,” jelas dia.
Ummi Salamah pun memastikan pihaknya akan membuktikan kualitas MTsN 2 Madina melalui prestasi. Bukan lewat perdebatan di media sosial. Dia pun mengajak seluruh tenaga pendidik dan calon siswa untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang melemahkan semangat belajar.
“Bagi kami, fitnah tidak akan mengurangi nilai kejujuran yang kami tanamkan. Jadikan cibiran hari ini sebagai bahan bakar untuk mencetak prestasi emas di masa depan. Fokus kami adalah melahirkan generasi muda Madina yang cerdas, berakhlak mulia, dan berintegritas tinggi,” pungkas dia.
Dengan adanya klarifikasi resmi ini, pihak madrasah berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan tetap mempercayakan pendidikan putra-putrinya di MTsN 2 Madina yang berkomitmen menjaga zona integritas bebas pungli.
Sebelumnya, sempat beredar kritik di dunia maya yang mempertanyakan transparansi nilai seleksi karena tidak dicantumkan di papan pengumuman. Ada juga tudingan miring terkait dugaan praktik transaksional (pungli) dan siswa “titipan” agar bisa lolos ke madrasah yang berlokasi di Jalan Medan-Padang, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan tersebut. (Roy Dz)


